lang

Judo Therapist Shuhei Hosono Pengobatan Tradisional untuk dunia
Medical & Conditioning Trainer Best Conditioning Peningkatan kinerja terbaik dengan memperbaiki fungsi tubuh
Kegiatan Seminar Seminar Teknik dan Pelayanan

Sports Conditioning Trainer

Judo Therapist

Shuhei Hosono

SHUHEI HOSONO

Pada tahun 2003, setelah lulus dari sekolah menengah kejuruan medis Nippon Sport Science University, saya telah mendapatkan lisensi sebagai Judo Therapist. Kemudian, saya bekerja di klinik ortopedi Nagura dan belajar ilmu Judo Therapy yang beralamat di distrik Setagaya, Tokyo selama 6 tahun.

Setelah itu, saya melakukan perjalanan ke seluruh dunia untuk mendapatkan banyak pengalaman di luar negeri dikarenakan menemukan buku Mother Teresa.
Pada saat itu, saya pernah mengobati orang lokal yang patah tulang di Bali, Indonesia. Karena itu timbul rasa ingin untuk membantu orang yang tidak bisa diobati di rumah sakit sehingga saya melakukan pengobatan ortopedi di klinik Indonesia selama 2 tahun.

Setelah pulang ke Jepang, saya membuka usaha ‘klinik ortopedi Kamoi Nagura’ di kota Yokosuka, Kanagawa di tempat kelahiran saya.

20 tahun berlalu setelah menjadi Therapist, saya telah mengobati kurang lebih 10,000 orang, saya telah berupaya meningkatkan kinerja pemain olahraga profesional dan melakukan perbaikan serta peningkatan untuk fungsi organ tubuh pasien. Saya akan berupaya lebih agar dapat membantu lebih banyak orang dengan menyebarluaskan ‘ilmu Judo Therapy’ ke luar negeri sebagai pengobatan tradisional Jepang.

  1. Tahun 2000 : Bekerja di klinik ortopedi Karasuyama Nagura
  2. Tahun 2007 : Bekerja di klinik Indonesia
  3. Tahun 2009 : Bekerja di klinik ortopedi Hayama Issiki
  4. Tahun 2010 : Bekerja di klinik osteopati Sagami Nagura
  5. Tahun 2011 : Membuka klinik ortopedi Kamoi Nagura
  6. Tahun 2013 : Mendirikan PT. Naturalship
  7. Tahun 2014 : Membuka pusat rehabilitasi (Rehabilitation Center) Kamoi Nagura
  8. Tahun 2020 : Membuka klinik osteopati Yokosuka Nagura

ABOUT Apakah
Judo Therapist?

Judo Therapist adalah nama resmi profesi yang mengobati hal-hal yang berkaitan dengan memar, keseleo, luka memar (otot sobek), patah tulang, dan dislokasi di bawah lisensi Menteri kesehatan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

Judo Therapist berasal dari ethnomedicine Jepang dimana turunan dari seni beladiri Budo sejak zaman kuno Jepang. Kemudian, berkembang menjadi penggabungan dari teknik metode hidup dalam ilmu Judo (metode pengobatan maupun perawatan untuk orang yang cedera) dan ilmu pengetahuan medis Eropa barat modern.

Mengobati dengan ‘ilmu teknik tangan’ Judo Therapist yang unggul melalui metode pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan manual, ilmu ortopedi, ilmu osteopati, dan after-treatment terhadap cedera di tulang, sistem locomotorium, jaringan lunak tubuh (seperti urat, tendon, ligamen, dll) dari luka luar, sehingga mampu meningkatkan daya pemulihan tersendiri yang dimiliki oleh manusia serta lebih empati kepada pesien agar dapat menghargai kebutuhan pasien untuk pemulihan.

Untuk mendapatkan lisensi tersebut, setelah lulus dari sekolah menegah atas diperlukan pendalaman mengenai dasar seperti ilmu anatomi, ilmu fisiologi, ilmu kinematik, ilmu patologi, ilmu higiene, ilmu kesehatan masyarakat, dan juga perlu mendalami pembelajaran khusus klinikal seperti teori ilmu Judo Therapy, praktek Judo Therapy, hukum dan peraturan yang terkait, ilmu pembedahan, ilmu rehabilitasi di fasilitas pelatihan khusus (perlu belajar lebih dari 3 tahun) atau universitas S1.

Apabila sudah mendapatkan lisensi sebagai Judo Therapy, maka dapat bekerja sebagai pelatih olahraga hingga dapat bekerja di fasilitas medis serta caregiver.

licence

WORKS Prestasi

Percayakan lah kepada
SHUHEI HOSONO

- Dapat meredakan cedera dan gejalanya dengan ilmu teknik tangan!
- Keberhasilan total pengobatan keseluruhan sebanyak 10,000 orang sehingga pengalamannya sangat banyak! (sudah terpercaya)
- Mengawali tahap pengobatan berdasarkan pandangan rantai kinematik yang meningkatkan kemampuan olahraga dengan menjaga kestabilan tubuh
Saya mampu mendukung dan membantu para pemain olahraga, peserta seminar dan pihak yang ingin membuka usaha bersama dengan menggunakan ilmu teknik pemulihan dan kemampuan pelayanan yang dikembangkan di Jepang

Pandangan sebagai Therapist dan Pelatih

Saya pernah bermain Baseball pada waktu masih sekolah selama 11 tahun dan memiliki pengalaman pahit karena tidak bisa menghasilkan yang maksimal padahal setiap hari sudah berlatih. Kemudian juga pernah mengalami masa dimana tidak bisa bermain dengan sepenuh tenaga karena cedera lutut maupun pundak.

Dengan pengalaman seperti ini, saya memutuskan menekuni untuk menjadi Therapist maupun pelatih. Saat ini, tidak hanya memperkuat otot dengan berlatih, tetapi juga saya mencoba membentuk fisik supaya bisa meningkatkan kinerja dengan menfokuskan fungsi organ tubuh (Balance, Speed, Power).

Kemudian juga tidak hanya melakukan terapi fisik tetapi saya sedang berusaha untuk mendalami ilmu teknik tangan supaya dapat memulihkan secara cepat bagi pemain dan pasien yang mengalami cedera. Dengan melakukan pengamatan lebih dalam agar dapat memulihkan secara cepat dengan memahami periode istirahat yang tepat dan menggerakkan bagian cedera pada masa dini.

Saya mengutamakan pandangan mengenai ‘penyelesaian bukan hanya meringankan rasa sakit ataupun meningkatkan fungsi tubuh tetapi penyelesaian adalah mencapai tujuan dan cita-citanya’ dan membuahkan hasil yang maksimal dengan usaha pemainnya sehari-hari. Saya menunjang dari berbagai sisi sambil memikirkan bagaimana caranya agar kehidupan pasien sehari-hari menjadi lebih baik.

Setiap hari saya mencoba berusaha agar dapat membantu banyak pihak dari negara Jepang maupun luar negeri karena saya benar-benar ingin memperluaskan metode terapi dan pelayanan yang berasal dari Jepang ini.

  1. 01

    Pengamatan sumber

    Untuk tingkatan cedera dari kondisi tubuh, struktur anggota tubuh, bagian yang terkena cedera namun tidak diketahui kondisinya jika dipantau dari visual maupun rabaan, maka menggunakan mesin presisi mekanik khusus agar dapat melakukan pengamatan sumbernya

  2. 02

    Perbaikan tulang panggul dan kerangka tubuh

    Memperbaiki tulang panggul dan kerangka tubuh sebagai fondasi tubuh dalam melakukan perbaikan kemiringan kondisi tubuh yang telah diketahui pada saat pemeriksaan.

  3. 03

    Penyesuaian otot

    Setelah memperbaiki kemiringan tulang panggul maupun kerangka tubuh, maka menyesuaikan keseimbangan otot (ketegangan, area rentang gerak) yang mendukung kerangka sebagai struktur tubuh.

  4. 04

    Transmisi saraf

    Dengan melepaskan kumpulan saraf (ketidaklancaran aliran saraf) yang mengatur otot, maka akan membuka kemampuan otot yang tersembunyi.

  5. 05

    Training

    Melatih pengetahuan serta teknik olahraga secara ilmu medis untuk meredakan rasa sakit maupun kelemahan tubuh.

SERVICES Isi kegiatan

CONTACT Hubungi kontak di bawah ini!